Laman

Tampilkan postingan dengan label busway. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label busway. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juni 2012

Trotoar Untuk Pejalan Kaki dan Jalur Busway Untuk Bis Transjakarta

tadi pagi pas berangkat kuliah gak sengaja liat pengendara motor yang naik ke trotoar, ya walaupun pemandangan kaya gitu udah bukan hal yang aneh lagi disini tapi tetep aja suka ada rasa sebel liatnya. alasan pengendara motor yang naik trotoar pun macem-macem mulai dari macet lah, takut terlambat lah, sampe yang paling sok bijak mereka nyalahin populasi kendaraan yang terlalu banyak udah tau banyak kenapa ditambahin pak

udah tau populasi kendaraan tinggi tapi kenapa tetep bawa kendaraan?

padahal kalo emang takut telat kan bisa di antisipasi dengan jalan lebih pagi ya walaupun keadaan jakarta gak bisa di prediksi tapi mendingan kepagian lah daripada kesiangan. kalo masalah populasi kendaraan yang tinggi kan bisa diatasi dengan lebih tertib berkendara dan saling menghargai pengendara lain.

gambar dari gilamotor

gambar dari gilamotor

ternyata masalah kota ini gak cuma pengendara motor tapi pengendara mobil pun ikut bermasalah, mereka suka seenaknya masuk jalur busway kalo mau gak macet tuh naik bisnya jangan naik jalurnya. alasannya pun gak beda jauh sama pengendara motor mulai dari takut macet lah sampe takut terlambat.

kalo gak mau macet tuh naik bisnya jangan naik jalurnya


coba perhatiin gambar dibawah deh disitu ada perbandingan ruang kalo misalnya 60 orang bawa mobil pribadi, bus, dan sepeda bisa juga dianggap itu motor. coba liat siapa yang paling banyak makan tempat? no offense lah biar kalian sendiri yang nilai :p


yuk mulai sekarang kita saling menghargai sesama pengguna jalan....
ingat!!! bukan cuma kita loh yang pake jalanan ini masih banyak orang lain...

Selasa, 12 April 2011

naik TRANSJAKARTA

udah beberapa hari ini gue mulai coba naik kendaraan umum buat berangkat ngampus. selain gue yg gak mau macet-macetan (baca: males)  gue juga bisa ketemu orang banyak di busway gak ansos kaya gue bawa kendaraan pribadi (baca: motor)  dan yg lebih penting gue bisa molor di bus . ya walaupun harus rela jalan lebih pagi buat ngampus tapi semuanya bisa terbayarkan karena gue bisa kenal serta berinteraksi sama banyak orang dan jangan lupa sekalian cucimata

(FYI: soalnya banyak cewek cakep dibusway yg bikin perjalanan gak ngebosenin) .

gue naik busway koridor 9 (pn. ranti - pluit) naik dari pinang ranti dan turun di terminal slipi petamburan dan lanjut naik angkot sampe depan kampus tercinta.

.

perjalanan paling lama itu sekitar 2 jam itu juga karena banyak kendaraan pribadi yg masuk ke jalur busway  dan paling cepet sekitar 45 menit sampe kampus, tapi setelah beberapa hari ini gue naik busway gue jadi sadar kalo kendaraan pribadi masuk jalur busway itu adalah perbuatan yg ter..... la...... lu  ckck

pelajaran yg didapat setelah naik transjakarta:
  1. naik transjakarta bisa ngasih makan banyak orang (supir bus, PAM transjakarta, supir angkot, tukang asongan, DLL) 
  2. naik transjakarta juga bisa ngurangin kemacetan (karena mengurangi jumlah volume kendaraan yg ada dijalanan) 
  3. naik transjakarta itu menyenangkan ( karena gue bisa ketemu banyak orang dan gue juga bisa liat cewek-cewek cakep) 
  4. gue juga bisa olahraga (karena gue harus jalan beberapa meter dari parkiran - terminal busway dan ditambah lari-lari kecil buat ngejar angkot) 
  5. buat yg bawa kendaraan pribadi jangan pernah coba masuk jalur busway (karena bisa ganggu perjalanan bus transjakarta dan bisa bikin transjakarta makin lama sampe tujuan) 

demikian pesan dan kesan buat transjakarta dari gue semoga pemerintah bisa lebih mensosialisasikan transjakarta kemasyarakat luas .



Minggu, 09 Mei 2010

Kecelakaan di Jalur Busway


tenang aja ini bukan postingan serem kaya gambar diatas kok :p gue cuma pengen nyeritain jokes ringan buat menghibur hati yang galau :D
udah langsung aja disimak ceritanya ;)


Sebuah kendaraan meluncur dengan kencang dan menabrak beton jalur busway yg belum selesai dibangun. Karena ngebut, mobil itu terguling. Seorang bapak, istri dan satu anaknya luka parah dan pingsan. Satu-satunya yg selamat cuma seekor monyet yg menjadi peliharaan keluarga itu.

Pak polisi kebingungan ketika harus menyelidiki kasus tersebut. Karena yg masih sehat cuma si Monyet, ia berusaha mengumpulkan keterangan darinya. "Biasanya, monyet punya tingkat inteligensia yg tinggi, mungkin dia bisa menjelaskan." kata Pak polisi, dalam hati.

Karena itu ia mulai menanyai sang monyet.
"Nyet, apa yg terjadi sebenarnya?" Si Monyet kemudian berjungkir balik beberapa kali. "Oh mobil terjungkir balik beberapa kali," catat si polisi
"Lalu, apa yg dilakukan si bapak?" tanyanya lagi. Di luar dugaan ternyata si monyet memang mengerti. Ia menirukan gerakan orang sedang minum bir dari botol dan dengan jalan seperti orang mabuk. "Oh, si bapak sedang mabuk. Pantas, pantas..."
"Lalu bagaimana dengan ibu?" Monyet itu lantas melakukan gerakan orang sedang bertengkar. Si polisi mengangguk-angguk. "Hebat kamu, lantas kamu sendiri ngapain saat kejadian itu?" tanya pak polisi.
Si Monyet dengan segera memperagakan gerakan menyetir.