Laman

Tampilkan postingan dengan label height section. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label height section. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Juli 2014

Mengenal ukuran ban, biar gak salah beli

Ternyata masih banyak rider yang masih keliru dan belum tahu tentang ukuran ban sepeda motor. Maka dari itu saya akan membagi beberapa pengetahuan tentang ban sepeda motor agar para rider tidak lagi keliru dalam memilih ukuran ban sepeda motor kesayangannya...
Jadi di pasaran terdapat 2 jenih ukuran ban.


1. Ukuran Imperial
Ban ini menggunakan satuan inch sebagai ukurannya. Kebanyakan ban tipe ini dipake pada motor keluaran 90an, misalnya Vespa, Yamaha Alfa, dan Honda Grand. Sebagai contoh misalnya Vespa yang menggunakan ban berukuran 3.50-10. Angka 3.50 pada ban menyatakan section width (ukuran antar sisi ban yang diukur dari dalam) atau biasa disebut lebar telapak ban.

Jadi 2.50 artinya lebar telapak ban adalah 2,50 inch, atau:

3,50 × 25,4 = 88,90

1 inch = 25,4 mm

Sedangkan bagian tingginya sama dengan lebar telapaknya, maka dari itu ban dengan ukuran Imperial terlihat seperti donat. Dan angka 10 pada ukuran imperial diatas menyatakan ukuran diameter velg dalam inch.


2. Ukuran Metrik
Ban ini menggunakan ukuran dalam satuan mm (mili meter). Kebanyakan ban tipe ini dipakai oleh motor keluaran tahun 2000-an keatas. Misalnya sepeda motor yang menggunakan ukuran ban 80/90-17 dan 90/80-17. Di sini mulai terlihat perbedaan ukuran antara ban metrik dengan imperial. Angka 90 pada ban belakang menunjukan lebar telapak ban dalam satian mili meter, jadi lebar telapak ban adalah 90 mm. Sedangkan angka 80 menyata kan aspek ratio (dalam persen) atau perbandingan antara section hight dengan section widht-nya, jadi hight section-nya adalah 80% dari 90 mm, yaitu:

90 × 80% = 72

Nah dari sini terlihat bahwa section widht dan section hight tidak sama, maka penampang ban akan terlihat oval. Sedangkan angka 17 pada ukuran metrik diatas menyatakan ukuran diameter velg dalam inch